4 Bahasa Pemrograman Teknik Kontrol

javaSaat ini, pengendalian sistem telah banyak difasilitasi oleh perangkat lunak yang dikendalikan oleh operator kendali. Sebagian besar perangkat lunak tersebut telah dirancang dengan penampilan yang ramah pengguna (user friendly). Oleh karena itu, kemampuan bahasa pemrograman sering kali mulai dipinggirkan oleh para sarjana teknik kendali. Padahal, kemampuan pemrograman dapat sangat membantu pembentukan pola pikir yang teratur dan sistematis. Selain itu, di dunia kerja, kemampuan memprogram menggunakan bahasa pemrograman dapat tetap digunakan ketika berkiprah sebagai pengembang (developer). Untuk itu, berikut ini adalah empat bahasa pemrograman yang biasanya dipelajari oleh pelajar jurusan teknik kendali (kontrol).

  1. Bahasa C

    Bahasa ini biasanya merupakan bahasa yang pertama kali dipelajari oleh mahasiswa elektro. Bahasa pemrograman ini pun banyak digunakan untuk memprogram dalam aplikasi berbasis matriks ataupun perhitungan, seperti Matlab.

  2. Bahasa C++

    Adapun, setelah menguasai bahasa C, petualangan akan ditigkatkan dengan belajar bahasa C++. Berbeda dengan bahasa C yang diterapkan secara sekuensial, bahasa C++ memungkinkan dilakukan pemrograman secara modular. Pemrograman modular menjadikan program dapat dibuat bagian per bagian, tanpa berurutan, terpisah, dan dapat dipanggil kapan pun diperlukan.

  3. Java

    Para pecandu bahasa pemrograman dapat melanjutkan dahaga ilmunya dengan mempelajari bahasa Java. Bahasa Java lebih mudah diaplikasikan di berbagai perangkat karena memang bahasa ini bersifat multiplatform. Dengan gaya pemrorgaman yang mirip dengan bahasa C++, bahasa pemrograman yang berorientasi objek ini pun tidak kalah tenar. Apalagi, library dari bahasa Java cukup lengkap, sehingga pengguna tidak perlu terlalu banyak menambahkan library ketika sedang memprogram.

  4. Bahasa Assembly

    Jika bahasa C, C++, dan Java disebut bahasa tingkat tinggi, bahasa assembly adalah bahasa tingkat rendah yang digandrungi mahasiswa teknik. Bahasa tingkat rendah berarti bahasa yang dapat langsung dimengerti oleh mesin, tanpa harus menggunakan penerjemah. Dengan bahasa yang dapat langsung oleh mesin, pemrograman pun dapat dilakukan dengan lebih efektif dan juga lebih cepat. Bahasa assembly biasa digunakan untuk, misalnya, memprogram microcontroller.

Itulah empat bahasa pemrograman yang biasanya dipelajari oleh pelajar teknik kendali. Memang, keempat bahasa tersebut tidak selalu dikuasai dengan baik, tapi dasar-dasar pemrograman dengan keempat bahasa tersebut telah cukup dikenal. Dengan demikian, jika diperlukan, proses perkenalan terhadap bahasa-bahasa tersebut tidak perlu lagi dilakukan dari nol.