Teknik Kontrol di Dunia Industri, PID Saja Tidak Cukup

red valves“Semuanya perlu proses, tidak ada yang instan.”

Demikianlah, hukum alam menyatakan bahwa segala hal di dunia ini dapat terjadi dengan proses. Suatu proses akan menimbulkan suatu hubungan sebab-akibat yang, secara teknis, dapat dinyatakan sebagai hubungan input-output. Demikian pula, dalam siklus industri, ditemukan pula elemen-elemen utama berupa input, proses, dan output.

Di dunia industri, input dapat dinyatakan sebagai bahan-bahan dan kondisi-kondisi yang diterima/dihadapi untuk menghasilkan output. Adapun, proses merupakan tindakan-tindakan yang dilakukan agar berbagai input tadi dapat menghasilkan output yang diharapkan. Di sinilah, ilmu teknik kendali (control system engineering) berperan untuk mengendalikan proses di dalam suatu sistem. Agar suatu sistem dapat dikendalikan, sistem tersebut haruslah memenuhi tiga syarat, yaitu:

  1. adanya target (rencana output) yang jelas
  2. output harus dapat diukur
  3. tindakan harus dapat dilakukan jika output dari proses tidak sesuai dengan harapan/rencana awal

Berdasarkan penentu tindakan dalam sistem kendali, dikenal adanya sistem kendali manual dan sistem kendali otomatis. Sebuah sistem dikatakan sebagai sistem manual jika manusia berperan sebagai penentu tindakan. Adapun, jika penentu tindakan telah dilakukan oleh alat, maka sistem tersebut dinyatakan sebagai sistem kendali otomatis.

Sistem kendali juga dapat dibedakan berdasarkan sistem penggunaannya, meliputi sistem pengaturan otomatis (automatic control system), sistem pengaturan terprogram (programmed control system), serta sistem pengaturan mengikuti (follow up control system). Automatic control system akan membuat sebuah atau beberapa faktor di dalam sistem bernilai tetap (konstan) walaupun diberi pengaruh dari luar. Misalnya, pengaturan output dari sebuah generator yang selalu dibuat tetap meskipun terjadi perubahan beban. Sementara pada programmed control system, output sistem akan berubah mengikuti program yang telah diatur. Adapun, follow up control system membuat output dari sistem berubah mengikuti fungsi waktu.

Ilmu-ilmu dasar dari control system engineering umumnya telah dipelajari oleh para pelajar di bidang teknik. Dalam dasar sistem kendali, biasanya telah dipelajari beberapa alat pengendali yang berguna di dunia industri, misalnya Proportional Integral Differensiator (PID). Meskipun begitu, penerapan teknik kendali di dunia industri tidaklah terbatas pada PID. Banyak turunan dari ilmu kendali yang dimanfaatkan di dunia industri. Jika digabungkan, ilmu-ilmu tersebut dapat menjadi sebuah bidang ilmu sendiri yang khusus mempelajari tentang kendali di dunia industri. Sebutlah ilmu-ilmu tentang Programmable Logic Controller (PLC), sensor, alat-alat pengukuran, analyzer, pengaturan valve, sistem kendali penggerak listrik, aktuator, robotika, neural network, mekatronik, artificial intelligent, expert system, distributed control system, dan lain-lain. Tentu saja, tidak setiap pakar teknik kendali menguasai semua pembahasan tersebut. Walaupun demikian, pengetahuan tentangnya akan sangat membantu kiprah seorang pakar kendali di bidang yang digelutinya.