Inilah Sosok Cemerlang Penemu Bode Plot yang Fenomenal

Bode Plot – en.wikipedia.org

Siapa tidak kenal Bode? Ilmuwan yang terkenal dengan grafik Bode alias Bode plot ini begitu akrab di telinga para pelajar teknik kendali. Grafik temuannya sangat bermanfaat untuk menganalisis kestabilan sistem. Dengan magnitudo serta fase asimtotnya, grafik ini pun menampilkan respons frekuensi suatu sistem secara jelas. Walaupun begitu, sebenarnya, bagaimana sih sosok penemu grafik nan berguna ini?

Nama lengkapnya Hendrik Wade Bode, lahir di Wisconsin – Amerika Serikat – pada tanggal 24 Desember 1905. Bakat intelektualnya diturunkan dari ayahnya, seorang guru besar pendidikan di University of Illinois. Adapun, Bode menuntaskan pendidikan matematika sarjana dan masternya di Ohio State University.

Begitu lulus kuliah, Bode bekerja di Bell Labs di New York City. Dia memulai perannya sebagai perancang filter dan equalizer elektronik. Bakatnya di bidang elektronik pun mulai terkuak dan terlihat menonjol. Tiga tahun kemudian, disponsori oleh Bell Labs, Bode memulai penelitiannya di University of Columbia mengenai teori jaringan dan telekomunikasi untuk memperoleh gelar PhD bidang fisika.

Peran Bell Labs memang begitu berarti bagi Bode untuk berbagai penemuannya. Risetnya semakin dalam dan merambah ke ranah teknik kendali. Di laboratorium inilah, Bode plot yang terkenal itu ditemukan. Dia juga mengembangkan teori kestabilan yang dapat diterapkan pada rangkaian penguat/amplifier bersama seorang tokoh yang tidak kalah terkenal di dunia teknik kendali saat ini, Harry Nyquist.

Memasuki Perang Dunia II, Bode mulai mengalihkan minatnya ke bidang militer dan mengembangkan berbagai teknik pengaturan untuk keperluan militer. Persamaan-persamaannya membuahkan senjata robotik dengan umpan balik nirkabel pertama di dunia. Manfaat ini selanjutnya dikembangkan terus sehingga diperoleh senjata yang semakin tepat sasaran dan canggih. Uniknya, berbagai penemuan Bode kelak dapat disinergikan dengan sangat baik pada persamaan-persamaan Shannon, bapak teknologi informasi.

Hendrik Wade Bode menorehkan catatan emas di sepanjang karir akademiknya. Berbagai penghargaan bergengsi pun telah dia dapatkan. Tidak lama setelah pensiun dari Bell Labs pada umur 61 tahun, Bode dianugerahi jabatan sebagai guru besar di Harvard melalui Gordon McKay professorship di bidang System Engineering. Dia juga menerima Ernest Orlando Lawrence Award (1960), Edison Medal dari IEEE (1969), Rufus Olderbugun Medal dari American Society of Mechanical Engineers (1975). Dialah orang pertama yang mendapatkan Richard E. Bellman Heritage Award yang diberikan oleh American Automotic Control Council (1979). Menunjukkan apresiasi yang tinggi untuk Bode, IEEE Control System Society pun membuat penghargaan Hendrik W. Bode Lecture Prize (1989) untuk mereka yang dikenal atas kontribusinya di bidang ilmu/teknik kendali.