Automasi dalam Kehidupan Sehari-Hari (2)

Sakelar merupakan peralatan yang sangat lumrah ditemui dalam kehidupan. Komponen ini digunakan untuk menghubungkan atau memutuskan arus listrik. Misalnya, Anda bisa menekan sakelar untuk menyalakan atau mematikan lampu. Saat ini, sistem automasi juga telah diterapkan pada sakelar, yaitu melalui sakelar automatis. Komponen ini pun menjadi contoh keempat dari penerapan sistem automasi dalam kehidupan sehari-hari.

Pernahkah Anda melihat lampu yang terlihat menyala ketika gelap/cahaya matahari meredup? Mungkin Anda juga pernah memperhatikan lampu yang selalu tepat waktu. Lampu selalu mulai menyala pada jam tertentu dan padam tepat pada jam tertentu. Ada juga lampu yang bisa automatis menyala ketika pintu terbuka atau ketika mendeteksi keberadaan manusia di dalam ruangan. 

Pada sistem di atas, tidak diperlukan campur tangan manusia yang secara manual menekan sakelar setiap kali ingin menyalakan/memadamkan lampu. Berdasarkan jenis sakelar yang dipilih, kita bisa mengatur kapan saja ingin mengalirkan atau memutuskan arus listrik. Pada penerapannya, sakelar automatis tidak hanya bisa diterapkan untuk lampu automatis, tetapi juga pada berbagai peralatan automatis lainnya. Setidaknya, terdapat dua jenis sakelar automatis yang banyak ditemukan dalam keseharian.

4. Sakelar automatis mekanis berbasis cahaya

Sistem automasi pada sakelar bisa diperoleh dengan memanfaatkan karakteristik komponen-komponen mekanik yang difungsikan sebagai sakelar. Sebagai contoh, pada sakelar automatis berbasis cahaya, terdapat komponen yang sensitif terdapat cahaya. Ketika komponen tersebut menerima cahaya dengan intensitas tertentu, impedansi bahan akan naik sehingga aliran listrik tidak dapat melaluinya. Dalam keadaan demikian, komponen tersebut menjalankan fungsi sakelar off. Sebaliknya, ketika cahaya yang menyinari komponen tidak mencapai intensitas tertentu, impedansi rangkaian semakin turun. Akibatnya, arus listrik dapat mengalir dan komponen berfungsi sebagai sakelar on. Rangkaian dapat disesuaikan menggunakan trimmer untuk mengatur batas intensitas cahaya yang mengakitfkan on/off dari sakelar.

5. Sakelar automatis digital

Selain memanfaatkan metode mekanis, sakelar automatis juga bisa diperoleh dengan memasukkan cip yang memuat program. Misalnya, pada sakelar automatis berbasis waktu, peranti yang difungsikan sebagai sakelar akan memuat chip berisi pewaktu (timer) yang dapat diprogram. Chip diprogram untuk menjadi aktif mengalirkan/memutuskan aliran listrik pada jam dan rentang waktu yang spesifik. Selain sakelar automatis berdasar waktu, terdapat pula berbagai jenis sakelar automatis yang mengikuti program sesuai algoritma dan program yang diaplikasikan ke dalam chip.

About the author

Kirana. Penulis